Peansport - Perawatan Sepatu Berkualitas

Mengenal Bahan Outsole Sepatu

Dipublikasikan pada 27 November 2025 • oleh Admin • Total visitor: 108

Mengenal Bahan Outsole Sepatu

 

Outsole adalah bagian paling bawah sepatu yang bersentuhan langsung dengan permukaan tanah. Meski sering dianggap sepele, bahan outsole justru menentukan seberapa nyaman, awet, dan aman sepatu saat digunakan.Setiap jenis bahan punya karakteristik unik yang memengaruhi performa.

Jenis Bahan Outsole Sepatu

1. Karet (Rubber)

  • Kelebihan: Daya cengkeram tinggi, tahan air, dan awet.
  • Kekurangan: Lebih berat dibanding bahan lain.
  • Cocok untuk: Sneakers, sepatu olahraga, sepatu kerja.

2. EVA (Ethylene Vinyl Acetate)

  • Kelebihan: Ringan, empuk, fleksibel.
  • Kekurangan: Cepat aus di permukaan kasar.
  • Cocok untuk: Running shoes, sandal sport.

3. PU (Polyurethane)

  • Kelebihan: Tahan lama, stabil, relatif ringan.
  • Kekurangan: Kurang fleksibel dibanding EVA.
  • Cocok untuk: Sepatu kasual, sepatu kerja lapangan.

4. TPR (Thermoplastic Rubber)

  • Kelebihan: Fleksibel, anti-slip, ekonomis.
  • Kekurangan: Daya tahan sedang.
  • Cocok untuk: Sepatu fashion, sepatu anak-anak.

5. Kulit (Leather)

  • Kelebihan: Elegan, breathable, memberi kesan premium.
  • Kekurangan: Tidak tahan air, mudah rusak di permukaan kasar.
  • Cocok untuk: Sepatu formal, pantofel.

Tips Memilih Outsole

  • Aktivitas olahraga: pilih rubber atau EVA.
  • Kerja lapangan: gunakan PU atau rubber.
  • Fashion: leather atau TPR sesuai gaya.
  • Sehari-hari: EVA ringan dan nyaman dipakai lama.

Outsole bukan sekadar alas sepatu, melainkan pondasi kenyamanan dan ketahanan. Rubber unggul dalam grip, EVA dalam kenyamanan, PU dalam durabilitas, TPR dalam fleksibilitas, dan leather dalam estetika.

Dengan memahami karakter tiap bahan, kamu bisa memilih sepatu sesuai kebutuhan—baik untuk performa maupun gaya hidup.

Bagikan: